Ke mana kita harus berpaling ketika kita terlalu gelisah untuk dapat berpikir dengan jelas, ketika kekosongan hati terlampau berat dan ketakutan berkecamuk bagaikan ombak laut yang bergelora? Ke manakah jiwa yang hancur dapat menemukan tempat melepas penat, suatu perteduhan untuk memperbarui iman, pengharapan, dan kasih di tengah-tengah penderitaan yang dialaminya?
Bahan PA ini menggali surat Rasul Paulus yang paling pribadi, yakni surat 2 Korintus, dan mengungkapkan isi hati dan pikirannya yang mengalami sendiri apa artinya dihibur oleh Allah. Tulisan Paulus yang tak lekang oleh waktu ini memberi kita wawasan baru untuk mengatasi masalah yang kita hadapi.
# 48 halaman, Bahan PA 4 minggu
# 60 gram